Rusia Cetak Rekor Perolehan Medali Terbanyak Sepanjang Sejarah Paralimpiade

Tim Rusia menduduki peringkat teratas dalam perolehan medali pada Paralimpiade Musim Dingin di Sochi dengan merebut 80 medali, 30 di antaranya medali emas.

Rusia berhasil mencetak rekor medali baru dalam sejarah Paralimpiade Musim Dingin, mengalahkan rekor sebelumnya yang dipegang oleh Austria yang memperoleh 70 medali ketika menjadi tuan rumah Paralimpiade Musim Dingin pada 1984.

Wakil Presiden Pertama Komite Paralimpiade Rusia dan anggota komite International Wheelchair and Amputee Sports Federation (IWAS), Pavel Rozhkov menyatakan perolehan tersebut merupakan hasil yang fantastis untuk tim Rusia. “Kami memang berharap bisa berada di puncak perolehan medali, tapi kami tidak menyangka bisa mendapatkan medali sebanyak itu,” ujar Rozhkov.

Paralimpiade Musim Dingin Sochi memecahkan rekor dengan dihadiri oleh 597 atlet dari 45 negara. Sebanyak 72 set medali diperebutkan untuk lima cabang olahraga dalam kompetisi yang berlangsung selama sembilan hari tersebut. Menurut Ketua Panitia Sochi 2014, Dmitry Chernyshenko, lebih dari 325 ribu tiket terjual untuk acara Paralimpiade dan upacara penutupan Paralimpiade disaksikan oleh lebih dari 2 miliar orang di seluruh dunia.

Menurut Rozhkov, tim Rusia memang sering memimpin dalam banyak cabang di berbagai kejuaraan dunia, namun Paralimpiade adalah sebuah ajang dengan skala yang sama sekali berbeda. “Ada risiko atlet bisa penat. Saya pikir keberhasilan ini tak lepas dari peran pelatih kami yang telah mempersiapkan para atlet untuk berada pada performa terbaik mereka saat Paralimpiade Sochi,” tutur Rozhkov.

Rozhkov berharap keberhasilan tim hoki kereta luncur es Rusia dapat menginspirasi para atlet difabel lain. “Semoga keberhasilan tim kami dan liputan media tentang Paralimpiade akan menarik lebih banyak anak-anak difabel untuk berolahraga, sehingga tim kami bisa semakin banyak,” kata Rozhkov.

Rozhkov yakin olahraga Paralimpiade di Rusia akan terus berkembang. “Pernah ada satu masa ketika kami menerima siapa saja yang hampir tidak bisa bergerak, namun kini kami memiliki kompetisi yang sehat,” cerita Rozhkov.

Jerman Runner-Up, Ukraina Tampil Mengesankan

Posisi kedua perolehan medali diduduki oleh Jerman, pemenang Paralimpiade Musim Dingin sebelumnya di Vancouver. Atlet Jerman berhasil mengantongi 15 medali yang terdiri dari sembilan emas, lima perak dan satu perunggu. Sementara, posisi ketiga ditempati oleh Kanada dengan perolehan 16 medali, terdiri dari tujuh emas, dua perak dan tujuh perunggu.

Tim Ukraina juga menampilkan performa yang sangat tangguh dalam Paralimpiade tersebut. Ukraina memenangkan 25 medali yang terdiri dari lima emas, sembilan perak dan 11 perunggu. Padahal, menurut Rozhkov, sebelumnya tim Ukraina sempat mempertimbangkan untuk mengundurkan diri dari Paralimpiade.

“Partisipasi Ukraina dalam Paralimpiade sendiri merupakan kemenangan besar bagi para atlet, karena mereka telah menunggu Paralimpiade selama empat tahun. Ketegangan antara Ukraina dan Rusia tidak mempengaruhi interaksi kami. Kami tinggal berdekatan, tetap berbicara satu sama lain, saling mengagumi dan saling mendukung,” ungkap Rozhkov.

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.