Stasiun Metro Moskow Menawarkan Tiket Gratis untuk Leg Squats

Tiket gratis ke stasiun kereta bawah tanah Moskow untuk leg squats. Sumber: Ramil Sitdikov/RIA Novosti

Tiket gratis ke stasiun kereta bawah tanah Moskow untuk leg squats. Sumber: Ramil Sitdikov/RIA Novosti

Sebuah stasiun metro sedang mencoba mempromosikan gaya hidup atletis dengan cara menawarkan tiket gratis untuk para penumpang yang mau melakukan 30 leg squats.

 

Anda membutuhkan tiket metro tapi kekurangan uang? Nah, jika kaki Anda dapat tahan melakukan 30 squats berturut-turut, Anda segera bisa naik kereta menuju stasiun berikutnya.

Stasiun kereta bawah tanah Moskow “Vystavochnaya” menawarkan promosi khusus pemberian tiket gratis kepada penumpang yang dapat melakukan 30 leg squats. Stasiun ini telah memasang sebuah mesin dengan simbol Olimpiade di atasnya yang mengeluarkan tiket untuk para peminat sebagai imbalan atas jerih payah beratletik-ria itu.

Tujuan promosi ini adalah untuk mendorong gaya hidup atletis. Seorang koresponden dari Russkiy Reporter ikut mengantre untuk mencicipi sedikit rasa kemenangan beratletik itu... dan berhasil mendapatkan tiket untuk perjalanan gratis kembali ke kantor.

Sumber: RT / Youtube

-  “Wah, bisa kau bayangkan jika mesin tersebut ada di semua stasiun! Kita akan menjadi kota yang penduduknya berkaki paling kuat di bumi”, kata seorang pemuda berkemeja kuning. Dia dan teman-temannya sedang menunggu giliran untuk jongkok-berdiri demi mendapatkan tiket.

Selagi berdiri di belakang dua gadis, saya kebetulan mendengar:

-  “Apa kau benar-benar ingin melakukan squats?”

- “Yeah, memang kenapa?”

-  “Kau mau berjalan dengan wajah merah setelahnya?”

Tepuk tangan meriah memutus percakapan itu. Seorang anak lelaki 7 tahun baru saja mendapat tiketnya. Seorang gadis dengan sepatu hak tinggi bersiap-siap untuk jongkok. Dengan tangan melambai-lambai liar, ia perlahan-lahan menyelesaikan tantangan berstandar Olimpiade ini. Kerumunan itu bersorak, si gadis itu berteriak gembira dan mendekap erat tiket ke dadanya, seolah-olah ingin berterima kasih kepada ibunya, ayahnya dan semua kerabatnya yang memperhatikannya di saat penting itu.

- “Harus memecahkan rekor”, kata seorang pemuda bercelana training.

- “Mari kita lakukannya dalam 30 detik”, saran temannya. Dua menit adalah batas waktu yang diperbolehkan untuk squats. Sejauh ini semua telah berhasil. Si pemecah rekor bercelana training mulai jongkok-berdiri dengan tergesa-gesa, namun mesin tidak mengenali gerakan yang tiba-tiba. Ia tak berhasil memecahkan rekor.

- “ Ini gratis!” Saya mendengar pekikan gembira dari antrean. “Harta karun nasional!”

Setelah si pemecah rekor, giliran seorang pria kurus yang lebih tua mulai melakukan gerakannya. Dia jongkok-berdiri 30 kali, tetapi tidak meninggalkan arena. Setelah menerima tiket, ia mempersiapkan diri dan mulai berjongkok lagi.

- “Pak, hanya satu tiket per hari!” seru operator mesin berjas putih dengan lambang Olimpiade. “Kembalilah besok!”

- Terlambat – pria itu terus jongkok-berdiri, tapi operator menyetel ulang mesin dan si pelanggar itu pun menyingkir.

- Antrean di depan mesin perlahan memendek.

- “Baiklah, semoga berhasil!” Mahasiswa  di depan saya meledek temannya, “Aku akan memposting di ‘Vkontakte’ gambarmu yang paling jelek.”

- Foto yang dihasilkan jadi luar biasa karena wajah mahasiswa itu memang berubah kemerahan.

Sekarang giliran saya. Saya berdiri di depan mesin. Sepuluh squats – tidak ada masalah. 20 -  kaki saya yang pegal mulai tidak patuh. 25 – lebih sulit. 30 – Menang! Saya mengambil tiket diiringi tepuk tangan lemah: rupanya, gerakan saya kurang elegan. Tiket itu tampaknya tidak berbeda dari tiket yang biasa kecuali tambahan logo “Sochi 2014”.

Pertama kali diterbitkan dalam bahasa Rusia di Russkiy Reporter.

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.