Rusia Menghadapi Korea Selatan di Pertandingan Pertama Piala Dunia 2014

Pot undian ditampilkan di layar dalam acara pengundian Piala Dunia 2014 yang diadakan di Kosta do Sauipe di dekat Salvador, Brasil, Jumat, 6 Desember 2013. Sumber: AP

Pot undian ditampilkan di layar dalam acara pengundian Piala Dunia 2014 yang diadakan di Kosta do Sauipe di dekat Salvador, Brasil, Jumat, 6 Desember 2013. Sumber: AP

Undian Piala Dunia FIFA menempatkan Rusia di grup yang cukup mudah, tetapi pengamat memperingatkan agar tidak meremehkan lawan-lawan mereka.

 

Rusia akan menghadapi Belgia, Algeria dan Korea Selatan di Grup H turnamen sepakbola Piala Dunia 2014 di Brasil. Menurut undian tersebut, pertandingan pertama Rusia adalah melawan Korea Selatan.

Sekretaris Umum FIFA Jerome Valcke, asisten utama Sepp Blatter, mengumumpkan undian babak grup final dari turnamen sepakbola ini di Brasil pada tanggal 6 Desember. Ia dibantu oleh para mantan bintang sepakbola seperti Geoff Hurst, Cafu, Fabio Cannavaro, Zinedine Zidane, Fernando Hierro, Lothar Matthaus dan lain-lain.

Tidak ada favorit yang sangat diunggulkan di Grup H, tetapi Belgia mengakhiri kualifikasi dengan sangat baik.

Fabio Capello, manajer Rusia, berkata ia berharap timnya dapat menghindari "grup neraka”. Menurut hasil undian, Grup B dan D dianggap paling sulit karena mencakup tim-tim yang kuat: Grup B terdiri dari Spanyol, Chili, Australia, dan Belanda; sedangkan Grup D terdiri dari Uruguay, Italia, Kosta Rika dan Inggris.

Tuan rumah Brasil akan menghadapi lawan yang sangat berbahaya – Kamerun, Meksiko dan Kroasia. Turnamen dimulai pada Juni 2014.

Sesuai dengan peraturan, 32 tim dibagi menjadi empat kelompok. Brasil, negara tuan rumah ditempatkan di kelompok pertama, bersama tujuh tim terbaik menurut peringkat FIFA hingga Oktober 2013 – Spanyol, Jerman, Argentina, Kolombia, Belgia, Swiss dan Uruguay. Lawan-lawan mereka dimasukkan ke tiga kelompok lain secara geografis.

Menariknya, tidak seperti Piala Dunia FIFA sebelumnya, semua dari delapan tim yang pernah memenangi kejuaraan ini berhasil lolos ke babak final. Bosnia dan Herzegovina yang lolos ke babak final Piala Dunia untuk pertama kalinya adalah satu-satunya debutan.

Anatoly Byshovets, juara Olimpiade dan mantan pelatih Rusia dan CIS, mengatakan bahwa lawan Rusia tidak boleh dipandang sebelah mata.

"Rusia mendapatkan grup termudah yang pernah dimasukinya. Satu-satunya lawan terkuat yang akan kita hadapi adalah Belgia, yang memiliki pemain-pemain bertalenta seperti Eden Hazard, Marouane Fellaini, Axel Witzel, Thibaut Courtois, Vincent Kompany dan Romelu Lukaku – mereka bermain di klub-klub besar Eropa.”

Bychovets berkata bahwa menurutnya Rusia memiliki peluang besar untuk mengalahkan Algeria dan Korea.

“Anehnya, di Piala Dunia kemarin Rusia berada di grup serupa, yang tidak dapat kita atasi,” ujarnya. “Waktu itu, Rusia mengalahkan Tunisia di pertandingan pertama (2-0), kemudian menyerah di tangan Jepang (0-1) dan Belgia (2-3).”

Contoh baru lainnya adalah di Piala Eropa terakhir, ketika semua pengamat pun begitu mengunggulkan tim kita, tetapi pasukan Dick Advocaat tidak berhasil lolos dari grup. Terlalu dini untuk merasa senang. Semuanya hanya akan ditentukan di lapangan.

Setelah undian, para petaruh mengeluarkan prediksinya dengan mengatakan bahwa peluang Brasil menjuarai turnamen adalah 23,5 persen. Jerman memiliki peluang 14,9 persen dan Argentina memiliki 12,9 persen.

Juara dunia, Spanyol, hanya memiliki peluang sedikit di atas 12 persen untuk menjadi pemenang. Peluang Rusia untuk memenangi kejuaraan diperkirakan sebesar 0,8 persen.

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.